Makna Dalam Berwudhu

Makna Dalam Berwudhu


Rasulullah SAW menegaskan, Barangsiapa mengingat Awlloh ketika wudhu, niscaya Awlloh sucikan tubuhnya secara keseluruhan. Dan barangsiapa tidak mengingat Allah, niscaya tidak disucikan oleh Awlloh dari tubuhnya selain yang terkena air saja. (HR Abdul Razaq Filjam Ishaghir). 

Sebenarnya, kata kunci untuk mensinkronkan wudhu lahir dan wudhu batin adalah kesadaran atau niat yang tulus. Kita sadar apa yang sedang kita lakukan. 


  • Sadar bahwa wudhu adalah prosesi pembersihan diri. 
  • Sadar bahwa wudhu adalah sarana untuk taqarruban ilawlloh. 
  • Sadar bahwa setiap basuhan air wudhu akan menggugurkan dosa-dosa. 


Intinya kita sadar akan hakikat dan keutamaan wudhu serta memahami tata caranya seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Adanya kesadaran akan melahirkan ketersambungan hati dengan Awlloh SWT. Saat berkumur-kumur misalnya, sadari dan niatkan bahwa air yang masuk ke mulut bukan sekadar membersihkan kotoran lahir, tapi juga dosa-dosa yang pernah terucap lewat lisan.
Demikian pula saat mencuci telapak tangan, membersihkan lubang hidung, membasuh muka, membasuh tangan sampai siku, dsb. Niatkan sebagai sarana pembersihan dosa yang ada pada bagian-bagian tubuh tersebut. 

Wudhu sebelum tidur, sebetulnya tidak terbatas hanya ketika akan shalat. Setiap saat memiliki wudhu adalah sebuah keutamaan. Sebab dengan selalu menjaga wudhu, seseorang akan lebih terjaga perilaku serta kesehatan fisik dan jiwanya. Salah satunya menjelang tidur. Dari Al Bara’ bin ‘Azid, Rasulullah SAW bersabda, Kapan pun engkau hendak tidur berwudhulah terlebih dahulu sebagaimana engkau hendak mengerjakan shalat, berbaringlah dengan menghadap ke arah kanan dan berdoalah (HR Bukhari).

Demikian kultum Ramadhan bertema Makna Dalam Berwudhu ,semoga Ada manfa'at bagi kita dan pembaca blogger Imand's byrob.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih atas komentar nya

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Rangkaian Mutiara

"Kaya Miskin adalah rotasi Hidup
yang tak mungkin di pungkiri
Agar Manusia Saling melengkapi dan Berbagi"...



"Memuji orang lain dengan benar,sebenernya tidak mengurangi gengsi apalagi menurunkan derajat dan harga diri ..Memuji orang lain artinya menghargai diri sendiri"...


"Orang yang kuat adalah mereka yang kuasa melawan Hawa Nafsu angkara murka dan Menahan diri ketika Marah"....


"Setiap ada awal pasti ada akhir dan setiap masalah pasti ada solusi jangan pernah menyerah,percaya diri dan bahagia menanti"...

“Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang saat ini tengah Anda kerjakan.” - Steve Jobs.

Keinginan kita adalah sumber penderitaan yg slalu menuntut utk terpuaskan,Padahal Nafsu Keinginan tsb tdk bisa dipuaskan,kecuali kita memiliki rasa puas apa yg sudah dimiliki dan mensyukuri apa yg ada.

"Janganlah kamu mengira bahwa orang2 yang gugur di jalan Alloh itu MATI bahkan mereka itu HIDUP di sisi tuhannya dengan mendapat rezqi "


Hosting Unlimited Indonesia

Copyright © 2012. Imand Byroob "MHRK" - All Rights Reserved Power by Imand Byroob