Makna Dalam Berwudhu sesi2

Makna Dalam Berwudhu Sesi 2

Makna Dalam Berwudhu sesi2
Makna Dalam Berwudhu sesi2


Tidak akan berkualitas shalat seseorang bila wudhunya tidak berkualitas. Pun tidak akan diterima shalat bila tidak diawali wudhu. Melalaikan wudhu sama artinya dengan melalaikan shalat. Wudhu adalah prosesi ibadah yang dipersiapkan untuk mensucikan diri agar mampu melakukan komunikasi Dzat Yang Mahasuci. Karena itu, menyempurnakan wudhu adalah sebuah keutamaan sekaligus keharusan. 

Saat seseorang berwudhu kemudian membaguskan wudhunya dan mengerjakan shalat dua rakaat, dimana ia tidak berbicara dengan dirinya dalam berwudhu dan shalatnya tentang hal duniawi, niscaya keluarlah ia dari segala dosanya, seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya.Demikian sabda Rasulullah SAW dari Utsman bin Affan (HR Bukhari Muslim). 

Kata “membaguskan wudhu” dalam hadis tersebut jangan sekadar dipahami membasuh anggota-anggota badan tertentu secara merata. Namun ada yang lebih penting, yaitu membasuh, membersihkan dan mensucikan organ-organ batin dari keburukan dan dosa sambil terus berzikir kepada Allah. Inilah yang dikatakan wudhu batiniah. Wudhu yang akan membuat shalat kita ada ruh-nya. Tampaknya hadis ini memiliki korelasi kuat dengan hadis yang disampaikan Utsman bin Affan lainnya.. 

Rasulullah SAW bersabda, Bila seorang Muslim berwudhu, ketika membasuh muka, maka keluar dari wajahnya dosa-dosa yang pernah dilakukan matanya bersama tetesan air yang terakhir. Ketika membasuh kedua tangannya, maka keluarlah setiap dosa yang pernah dilakukan tangannya bersama tetesan air yang terakhir. Ketika membasuh kakinya, maka keluarlah dosa yang dijalani oleh kakinya bersama tetesan air yang terakhir, sampai ia bersih dari semua dosa. (HR Muslim). Pengampunan dosa ini akan sulit terwujud dalam wudhu, andai hati lalai dari mengingat Allah.


Sabda Rasul SAW ;

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ : " إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ سِقَالَةً ، وَإِنَّ سِقَالَةَ الْقُلُوبِ ذِكْرُ اللَّهِ

Dari Abdullah ibnu Umar, dari Rasulullah SAW berkata: Sesungguhnya tiap2 sesuatu ada pencucinya,dan Alat pencuci hati itu ialah Dzikrullah (لا اله الا الله)...


Salam Ramadhan,


Semoga menambah wawasan dan pengetahuan kita sebagai pembaca tentang "Makna Dalam Berwudhu" sesi2.

Salam Ramadhan.

Imand's Byroob.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih atas komentar nya

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Rangkaian Mutiara

"Kaya Miskin adalah rotasi Hidup
yang tak mungkin di pungkiri
Agar Manusia Saling melengkapi dan Berbagi"...



"Memuji orang lain dengan benar,sebenernya tidak mengurangi gengsi apalagi menurunkan derajat dan harga diri ..Memuji orang lain artinya menghargai diri sendiri"...


"Orang yang kuat adalah mereka yang kuasa melawan Hawa Nafsu angkara murka dan Menahan diri ketika Marah"....


"Setiap ada awal pasti ada akhir dan setiap masalah pasti ada solusi jangan pernah menyerah,percaya diri dan bahagia menanti"...

“Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang saat ini tengah Anda kerjakan.” - Steve Jobs.

Keinginan kita adalah sumber penderitaan yg slalu menuntut utk terpuaskan,Padahal Nafsu Keinginan tsb tdk bisa dipuaskan,kecuali kita memiliki rasa puas apa yg sudah dimiliki dan mensyukuri apa yg ada.

"Janganlah kamu mengira bahwa orang2 yang gugur di jalan Alloh itu MATI bahkan mereka itu HIDUP di sisi tuhannya dengan mendapat rezqi "


Hosting Unlimited Indonesia

Copyright © 2012. Imand Byroob "MHRK" - All Rights Reserved Power by Imand Byroob